
ADVERTISEMENT
Kini semakin banyak maskapai penerbangan yang melarang penggunaan power bank di dalam pesawat. Terbaru, dua maskapai asal Vietnam, yaitu Vietnam Airlines dan VietJet Air turut melarang penggunaan power bank di dalam pesawat.
ADVERTISEMENT
Dilansir VN Express, kebijakan ini diberlakukan menyusul insiden yang terjadi pada pesawat Hong Kong Airlines. Pesawat dari Hangzhou, China tersebut terpaksa melakukan pendaratan darurat pada 21 Maret lalu, setelah power bank di tas penumpang meledak dan terbakar.
Dalam kebijakan terbaru kedua maskapai tersebut, power bank tidak diperbolehkan dibawa dalam bagasi terdaftar. Nantinya, power bank harus dikeluarkan dari bagasi kabin, dimatikan, dan disimpan di tempat yang mudah terlihat.
Penumpang juga dilarang mengisi daya perangkat elektronik, termasuk power bank di dalam pesawat.
Sebelumnya, Singapore Airlines mengumumkan bahwa mulai 1 April mendatang, mereka akan melarang penggunaan power bank di dalam pesawat.
Kebijakan terbaru ini diumumkan Singapore Airlines melalui unggahan di Facebook beberapa waktu lalu. Dalam unggahan tersebut mereka mengatakan, bahwa penumpang juga tidak akan diizinkan untuk mengisi daya melalui port USB di pesawat selama penerbangan.
ADVERTISEMENT
Selain Singapore Airlines, Thai Airways, Eva Air, dan AirAsia juga sudah terlebih dahulu melarang penggunaan power bank di dalam pesawat.